Jumat, 11 Desember 2015

Aku ini siapa

Aku ini siapa..
Manusia dengan perangai seburuk-buruknya ibadah.
Yang memulai shalat dzuhur ketika bapak tua sedang berusaha keras berjalan menempuh jarak yang tak sedikit, untuk mengumandangkan adzan ashar.
.
Aku ini siapa..
Manusia dengan ibadah yang seburuk-buruknya manusia.
Yang ketika berwudhu, air baru saja akan mengalir kepada sela-sela jemari kakiku, sementara aku sudah terburu menyudahi wudhuku.
.
Aku ini siapa..
Manusia dengan ibadah paling buruk! Yang ketika shalat, hanya mengulang surat Al-Ikhlas di tiap rakaatnya.
Aku ini siapa..
Yang sudah mengeluh habis-habisan ketika setitik keringat menodai dahiku ketika hawa panas merasuk saat aku sedang shalat.
Yang dengan bodohnya tidak menyadari bahwa peluh keringat itu akan menjadi sungai di surgaku kelak.
.
Aku ini siapa..
Yang dengan segera menyudahi kemesraanku dengan-Nya selepas shalat. Aku tak sadar kalau baru saja Allah ingin merengkuh pelukan-Nya padaku, namun dengan sigap aku menyudahinya.
Aku ini siapa..
Manusia tidak tau diri, yang selalu mengecawakan barisan para malaikat-Nya, yang dengan tulus ikhlas menerbangkan semua doa-doaku dan mengantarkannya pada langit-langit cinta-Mu.
.
Aku ini siapa..
Manusia dengan ibadah seburuk-buruknya.
Yang hanya betah berlama-lama mengejar genggaman-Nya, sejauh apapun itu, ketika hidup ini tertimpa kesusahan.
Yang mana kebahagiaan dapat dengan sangat mudah memalingkan genggamanku dari pelukan-Mu ya Rabb.. Padahal sudah jelas kebahagiaan ini adalah karunia-Mu.
Namun dengan sangat mudah aku berpaling karena nikmat yang sampai padaku atas se-ijin Engkau.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ فِيهِ.

“Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku adalah umur yang terakhirnya, sebaik-baik amalku adalah amal-amal penutupannya dan sebaik-baik hariku adalah hari saat aku menghadap-Mu.” (HR. Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Ausath)

Rabu, 09 Desember 2015

Kamu blm milikku

Kamu belum milikku,
Yah..mungkin untuk saat ini kamu belum sepenuhnya jdi milikku..
Tapi ntah knp kamu sll bisa memperlakukanku bagaikan org terspesialmu.
Kamu perhatiin aku saat sakit,
Suja (susu jahe) + burjo (bubur kacang ijo) adl menu khas yg kamu buatin buat aku .
Kamu sll bisa walau gmn pun keadaanmu..

Sempat aku tuh heran sama kamu,
Sempat kasihan sama keadaanmu yg sekarang..
Kasihan karna sekarang kamu terlalu bodoh..
Yahh..bodoh.
Saking bodohnya,kamu relain kesehatanmu,buat perhatiin kesehatanku..
Kamu rela hujan-hujanan buat nganter obat ke aku..

Pertanyaan kesukaanmu ke aku :
  "Kemarin hujan-hujanan ya dek ?"
  "Tadi makan nggak dek?"
  "Ada uang kan dek ?"
  "Mas beliin obat ya, tapi harus diminum.."
  "Mau mnta apa dek, jangan sakit dong dek ."
  "Obatnya udah diminum apa blm dek?"
 

Terus klo sekali aku jawab "belum, nggak, nggak mau"
Pasti diaa jadi bingung...
:)
Yaaah,.aku blm tau apakah dia suatu saat akan jadi milikku seutuhnya atau nggak.

Minggu, 22 November 2015

Inspirasi

Ceritakan kepada Allah.
Diatas sajadah bersimpuhlah.
Tunduklah menghadap-Nya.
Saat sujud mohonlah dengan penuh haru.
Nantikan kuasa-Nya wujudkan harapanmu.

Jika kadar ingatmu kepada Allah begitu tinggi, maka Allah juga akan untuk mengurusmu.

Ketika umur kita meningkat, hakikatnya ajal kita sudah semakin mendekat.

Sabtu, 21 November 2015

Di gramedia solo square

Ada buku yang aku baca tulisannya gini
" Rumah tangga itu rumit,.kalau sederhana ya Rumah Makan "
Namun dibalik semua itu, hanya rumah tangga yang punya banyak pembelajaran dan seni hidup yg tdk akan pernah didapatkan di rumah manapun, termasuk rumah makan ��☺